Program Pendanaan Kompetisi Indeks Pembangunan Manusia (PPK-IPM) Kota Cirebon telah berakhir. Hal ini sesuai dengan perjanjian Walikota - Gubernur yang menyatakan bahwa program PPK-IPM bagi Kota Cirebon hanya dua tahun yaitu tahun 2006 dan tahun 2007. Praktis sejak tanggal 31 Desember 2007 PPK-IPM Kota Cirebon telah berakhir masa kegiatannya.
Menjelang akhir tahun 2007, tepatnya pada saat evaluasi caturwulan II, telah diingatkan oleh Tim Monev bahwa PPK-IPM Kota Cirebon akan berakhir dan perlu disusun exit strategy sekaligus implementasinya dalam APBD Kota Cirebon TA. 2008. Namun ternyata exit strategy mah dibikin, APBD mah bicara lain. Sepertinya semua orang trauma dengan yang namanya PPK-IPM. Entahlah menurut saya program ini bagus, yang membuat jelek itu adalah oknum. Organisasi Satlak sepertinya sudah bubar dan ini diperparah ternyata oleh konflik internal sekretaris satlak dengan yang lainnya. Sementara tim monev pun sudah vakum kegiatannya. Persoalan-persoalan yang belum diselesaikan tahun 2007 akhirnya menjadi tidak jelas siapa yang menangani. Sementara ada sekitar 600 orang yang menggantungkan nasibnya kepada keberlanjutan PPK-IPM, yaitu mereka yang masih mengikuti program Paket B. Sampai sekarang keberlanjutan PPK-IPM ini tidak jelas, mau dikemanakan. Tim pengganti Satlak atau monev belum dibentuk. Sementara Satlak sudah bubar.Tidak ada yang memperhatikan.......
Menjelang akhir tahun 2007, tepatnya pada saat evaluasi caturwulan II, telah diingatkan oleh Tim Monev bahwa PPK-IPM Kota Cirebon akan berakhir dan perlu disusun exit strategy sekaligus implementasinya dalam APBD Kota Cirebon TA. 2008. Namun ternyata exit strategy mah dibikin, APBD mah bicara lain. Sepertinya semua orang trauma dengan yang namanya PPK-IPM. Entahlah menurut saya program ini bagus, yang membuat jelek itu adalah oknum. Organisasi Satlak sepertinya sudah bubar dan ini diperparah ternyata oleh konflik internal sekretaris satlak dengan yang lainnya. Sementara tim monev pun sudah vakum kegiatannya. Persoalan-persoalan yang belum diselesaikan tahun 2007 akhirnya menjadi tidak jelas siapa yang menangani. Sementara ada sekitar 600 orang yang menggantungkan nasibnya kepada keberlanjutan PPK-IPM, yaitu mereka yang masih mengikuti program Paket B. Sampai sekarang keberlanjutan PPK-IPM ini tidak jelas, mau dikemanakan. Tim pengganti Satlak atau monev belum dibentuk. Sementara Satlak sudah bubar.Tidak ada yang memperhatikan.......